Showing posts with label Kita. Show all posts

One Man World


The apart away who has cloudy smile like first breathtaking at Mt. Merapi
An sustainability conversation about ocean and woods
wings of rays flowing following how pure is salt water trace cracks anemones
such as the dancing turtle flippers to swim against clown fish tail
there only me discover you are happy of the blue

parametrically muse of an affordable person for the right one
if i were a very rogue and wild one
but a request ask to be the good and sweet one
as promiscuous as good between hardrock and smooth jazz
when we sit in the backyard at an indigo dusk
i'll be that way if i have to be that way

it is eating time exactly
even how reflecting is the movement of two person apart away
then we will walk forward to the directions
how a new coming person truobleshooting grey nights
but i don't want to speak of anything to you
but i can't describe of anything to you
i will just telling you the various stories everyday and ask you do the same to spend our days

don't let me pass by your life
don't give that bright smile to another beautiful bay
i wanna be holded to travel to north away and take a photograph of aurora borealis
i wanna hold a gentleman hand when i hike my Mt. Semeru next day
i suppose who the man that i'll never let the world to know
neither if you're the only one man in the world


Aku ingin mencintaimu
Dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat
Diucapkan kayu kepada api
Yang menjadikannya abu..
Aku ingin mencintaimu
Dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat
Disampaikan awan kepada hujan
Yang menjadikannya tiada

Long Distance Relationship, Why Not?

Halo, good midnight readers. Kali ini aku pengen ngebahas tentang LDR alias Lari Dari Rumah. Eh, Enggak Dink! Maksudnya Long Distance Relationship atau yang biasa readers kenal dengan singkata eLDe'eR.
Ada beberapa banyak orang didunia ini yang lebih memilih menjalin hubungan dengan seseorang yang berada jauh disana. Beberapa faktor yang melatar belakangi antara lain:
1. Pasangan aslinya masih tinggal satu daerah, cuma karena tuntutan pekerjaan jadi terpaksa mereka harus terpisah jauh deh. Dan hubungan percintaan masih tetep berjalan.
2. Ketemu dalam suatu event dan akhirnya terjalin hubungan percintaan trus keduanya sepakat untuk menjalin hubungan asmara meskipun nantinya mereka kembali ke kota masing-masing dan tetap melanjutkan hubungan tersebut.
3. Nah, yang ketiga ini agak sedikit miris sih readers. Kemungkinan besar seseorang ga atau belum menemukan kecocokan dengan seseorang di tempat dia menetap. Yah, namanya juga manusia! Selalu butuh kasih sayang, jadilah ia melipir ke halaman dunia maya untuk mencari sosok kekasih yang diimpikan. Baik lewat biro jodoh online atau kenalan di sosial media. Yang ketiga ini lagi marak jadi perbincangan lho, malah ada komik meme-nya: "Kalo diantara 100 penduduk kota 80%-nya jomblo, kenapa orang-orang lebih milih LDR?!"
Hahaha oke deh, lanjut nih yaa...
So pasti setuju kalo yang namanya menjalin hubungan asmara pasti ada pasang surutnya. Sedangkan yang pasangannya deket aja masih suka ricuh, apalagi kita yang jarang ketemuan? Belum lagi nge-manage rasa kangennya, belum lagi ngerencanain perjalanan buat ngunjungin doi dan nyesuain jadwal buat kontek-kontekan dengan spesies homorus erectus di seberang pulau sana itu. Kadang yang kitanya ada waktu luang dia pas lagi ada kerjaan, belum lagi suka misscommunication. So, ada beberapa hal yang mesti kita perhatiin dari blues-nya punya hubungan LDR:
1. Komunikasi yang baik dan efektif
Satu-satunya benda yang dapet diharepin sama orang yang LDR adalah gadget. Alat komunikasi jadi bahan utama untuk tetap berhubungan dengan doi yang jauh disana. So, mind up your language! Perhatikan cara kalian bicara, singkatnya: Jangan buat komunikasi jadi membosankan, Perhatian penting tapi jangan berlebihan dan Jaga bicara agar tidak salah faham.
2. Kepercayaan kedua pihak
Susah sih, orangnya jauh disana. Ga kelihatan dia lagi ngapain. Mungkin kita berspekulasi apa dia bener-bener jaga kepercayaan yang kita kasih. Apa dia bener-bener setia dan ga lirik sana-sini? Helo readers, bukan cuma kita lhi yang mikir begitu. Tapi disanapun dia berpikir yang sama. Jadi lebih baik pupul rasa kepercayaan satu sama lain, bicarakan tentang komitmen kesetiaan dan kejujuran satu sama lain.
3. Kesetiaan
Yup! Setia. Modal utama dalam hubungan. Bukan cuma yang LDR, yang pasangannya deket jugak kok. Kesetiaan itu sebuah komitmen, ketika readers memutuskan untuk setia dengan pasangan.
Jangan jadi naif, pasti banyak godaan saat pasangan yang jauh disana ga tau apa yang sedang kita lakukan. Bisa saja muncul niat untuk mencari tempat pelarian untuk mencurahkan kasih sayang. Pasti ada kemungkinan bertemu orang-orang yang menarik perhatian disekitar tempat kamu menetap. Tapi jangan pernah berpikir untuk menduakan. Pikirkan jika kamu berada di posisi pasanganmu yang jauh disana, menantimu dengan penuh kesetiaan dan berharap banyak denganmu. Jangan kecewakan mereka!
Mahfum, hubungan yang terjalin akan baik-baik saja meskipun banyak godaan diluar sana ataupun konflik yang akan terjadi nantinya.
4. Tanggung Jawab
Bicara soal kesetiaan dan kepercayaan semuanyq berhubungan dengan komitmen. Begitu juga dengan Tanggung jawab. Seorang laki-laki yang dipegang bicaranya, seorang perempuan yang dipertaruhkan kehormatannya. Setia dan percaya adalah wujud dari komitmen, komitmen hadir karena adanya rasa saling memiliki antar pasangan. Mereka bertanggung jawab atas hubungan yang terjalin, jika benar-benar serius. Readers, bertanggung jawablah dengan apa yang kamu mulai, jangan permainkan perasaan seseorang. Kamu bakalan dapat karma karena melukai hati orang lain dari sifat tak bertanggung jawab kamu yang ga mau menjaga kesetiaan dan kepercayaan pasangan yang jauh disana. Ingat, doi emang ga lihat, tapi hati nurani kamu yang mengawasi!
5. Keyakinan
Apa beda keyakinan dengan kepercayaan? Keyakinan adalah titik final dari sebuah kepercayaan, yang ga bisa diganggu gugat lagi. Yakin bahwa hubungan yang terpisah oleh jarak dan waktu ini ga jadi masalah utama buat kalian hadapi bersama. Toh, nanti waktu juga yang akan mempertemukan kalian. Ga mungkin donk selamanya terpisah? Pasti kalian akan bertemu, cuma ga tau kapan....
The last, ada sebuah cerita inspiratif buat kamu readers yang sedang ngejalanin Long Distance Relationship. Cerita ini aku dapat waktu lagi nonton channel kesukaanku, National Geographic Channel Travel

Somalia, negara di bagian timur Benua Afrika yang mengalami perang panjang tanpa henti akibat konflik pihak oposisi dan separatis yang menginginkan Somalia sepenuhnya menjalankan pemerintahan Dunia Islam. Ada seorang gadis manis (menurut orang Somalia) yang bekerja sebagai penyiar radio. Pekerjaannya ditentang oleh pihak separatis karena dianggap tidak mau bekerja sama dalam membantu mereka. Ia sering mendapat teror dengan tembakan peluru-peluru yang diberondong ke kantor radionya dan sms/telepon bernada ancaman dan pembunuhan. Dia dengan terpaksa tak dapat keluarcdari kantor radio tersebut dan menetap didalamnya bersama dengan seorang temannya yang juga penyiar radio.
Gadis ini, saya lupa namanya. Memiliki seorang kekasih yang mengabdi sebagai tentara yang menjaga wilayah-wilayah konflik di Amerika. Selama 2 tahun lebih, mereka belum pernah bertenu sekalipun dan hanya mengandalkan telepon seluler sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan kabar masing-masing. Tapi si gadis dengan setia menunggu kekasihnya pulang dan selalu berdoa semoga ia baik-baik saja meskipun seharusnya gadis itu mengkhawatirkan dirinya sendiri yang bisa saja terbunuh kapanpun oleh pihak sepaeatis yang membencinya. Tetapi ia berpikir, tidak masalah jika mereka tidak bertemu. Cinta adalah hal yang mempertemukab mereka, jika kau percaya maka keajaiban akan terjadi. Begitu katanya ketika diwawancarai oleh wartawan dokumenter NatGeo.

So readers, ga ada salahnya dengan menjalin hubungan jarak jauh. Semuanya ga seribet yang disangkakan orang-orang tentang hubungan jarak jauh yang sulit untuk bertahan lama. Tapi percayalah, kalau kamu mencintai seseorang, maka tak ada alasan untuk berpikir yang lain selain itu.
"Cinta itu simple, yang ribet orangnya."-Seorang Sahabat.