Showing posts with label Youth Social Project. Show all posts

Pulo Nasi Care Island Project (Part II: Youth Care Project Activity in Aceh)

Pemuda MAJU!
Mandiri, Aktif, Jenius dan Up to date ... ini cerminan pemuda Indonesia, kamu juga kan?
Punya rasa cinta yang luar biasa buat negara itu suatu yang ngebanggain banget, apalagi bisa ngasih pengabdian dan pengorbanan yang tulus. Pemuda, kita semua. Ayo terlibat dalam kegiatan positif yang bisa banget berguna buat diri kalian sendiri bahkan orang lain!
Nah, ini salah satu caranya. Project Peduli Pulau Nasi ini adalah salah satu kegiatan sosial yang berbasis kecintaan pada kebaharian Negara Indonesia. Di project ini, nantinya akan ada kegiatan pelatihan kewirausahaan buat masyarakat Pulau Nasi yang mayoritasnya bekerja sebagai nelayan.
Pulau Nasi punya keindahan dan sumber daya kelautan yang luar biasa. Laut yang masih terjaga kebersihannya ini menyimpan aneka keragaman hayati kelautan. Ikan yang cantik-cantik dan terumbu karang yang masih utuh. Tapi sayang, karena pengetahuan masyarakat yang terbatas buat ngelola sumber daya alam ini bikin kehidupan sosial ekonomi mereka jauh tertinggal. Maka dari itu, youth project kita ini bakalan ngasih pelatihan kewirausahaan buat nelayan-nelayan dan ibu-ibu rumah tangga yang ada disana buat nyiptain inovasi terbaru dari pengolahan hasil tangkap ikan dan panen rumput laut.
Trus hebatnya sasaran project ini bukan cuma buat orang-orang dewasa di pulau, tapi juga anak-anak sekolah yang tinggal disana. Kita bakal ngediriin taman baca yang kita kasih nama Taman Baca Merah Putih. Taman baca ini berguna sebagai pusat berbagi dan mencari ilmu pengetahuan selain dari sekolah mereka. Anak-anak di Pulau Nasi sekolah dengan kondisi yang ngeprihatinin dengan guru yang seadanya dan ga ada banyak buku-buku pelajaran bermutu dan up to dateyang bisa mereka pake buat nyari ilmu pengetahuan. Mereka udah jauh ketinggalan dengan anak-anak laen yang masih bisa disekolahin sama orangtuanya di sekolah yang mewah lengkap dengan fasilitas komputer, alat-alat olahraga dan kesenian serta punya banyak teman-teman disekolahnya. Disini, di Pulau Nasi anak-anak yang bisa sekolah cuma sedikit. Gurunya juga seadanya. Ada satu orang guru yang bahkan datang jauh-jauh dari Kota Aceh buat ngajar mereka meskipun gaji yang didapat ga seberapa.
Seperti yang kita ketahui nih, anak-anak itu calon penerus generasi bangsa yang paling utama. Belajar itu salah satu upaya buat mencerdaskan kehidupan umat manusia. Belajar mencintai Negara Indonesia juga bisa menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini. Kalo dari kecil mereka udah dibiasain dengan belajar mencintai dan menghargai negaranya, ntar kalo udah gede inilah cikal bakal pemimpin dan orang-orang sukses.
Kenapa kewirausahaan dan pendidikan wawasan kebangsaan? Trus apa hubungannya dengan menumbuhkan semangat Nasionalisme? Nah, disinilah tugas pemuda buat berpikir logis. Masyarakat akan cenderung berpihak pada apa yang ngebuat mereka sejahtera. Kalo dilihat dari banyaknya kasus masyarakat yang tinggal didaerah perbatasan dengan kondisi ekonomi sosial yang terbelakang, mereka pasti cenderung mencari penghasilan dari sumber pangan di luar perbatasan negara kan? Bahkan ada yang sampe ga tau dia itu sebenarnya warga negara mana. Sama kayak WNI yang udah lama tinggal diluar negeri dan malas  Bukan karena kurangnya perhatian pemerintah, tapi semua itu karena mereka lebih nyaman dengan negara yang udah ngecukupin kebutuhan sehari-harinya. Maka dari itu, kita punya ide buat gimana caranya masyarakat yang tinggal di Pulau Nasi yang masuk kawasan pulau terluar dan perbatasan negara ini bisa sejahtera secara sosial ekonomi dan pendidikannya. Dengan sejahteranya kehidupan mereka, masyarakat Pulau Nasi akan menyadari bahwa mereka juga bagian dari Negara Indonesia yang masih diperdulikan dan diakui keberadaannya.
Sementara sasaran kegiatan kita disana antara lain:
1. Pendirian Taman Baca Merah Putih
2. Pengenalan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara serta gathering bersama anak-anak Sekolah Dasar 3. Pelatihan Komputer
4. Pelatihan Pemeliharaan Terumbu Karang
5. Pelatihan Daur Ulang Sampah
6. Pemugaran situs bersejarah Raja Dikandang
7. Perekrutan 2 pasang siswa sekolah yang akan di beri beasiswa di SMK Grafika
Udah paham kan konsep project kita? Nah, waktu ngikutin program LNRPB/KPN Sail Komodo kemaren ini, banyak banget pemuda yang envy dan tertarik buat terlibat dalam kegiatan volunteering kita. Berikut nih daftar nama pemuda-pemuda Indonesia yang hebat dan sukarela itu:
1.  Windi Winata     (Kalimantan Timur)
2 . Noni Pertiwi     (Sumatera Utara)
3.  Kartika Sari     (Bangka Belitung)
4.  Meldawati     (Sumatera Barat)
5.  Pipin Tradesi    (Bengkulu)
6.  Roma Uli    (Bengkulu)
7.  Ike Aprilia    (Bengkulu)
8.  Lisa Rama Sari    (Sumatera Barat)
9.  Dinasti Mularsih    (Sumatera Barat)
10.Dewi Ayu Puspitasari    (Sumatera Selatan)
11.    Melyana Siaahaan    (Jakarta)
12.    Muhammad Allan Serunting    (Bengkulu)
13.    Abdurrahman    (Jakarta)
14.    Listiati Nainggolan    (Lampung)
15.    Bayu Pramono    (Lampung)
16.    M. Agus Hardiansyah    (Kalimantan Barat)
17.    Catharina Maria    (Jakarta)
18.    Miranda    (Jakarta)
19.    Indra Putra Sauki    (Lampung)
20.   Sonya Marghareta Ur    (Papua)
21. Fikar Sugiawan (Banten)
22. Lutfhi Achdian Fahmi    (Jakarta)
23. Rafiqa S. Putri    (Jawa Timur)
24. Etna Khairullah    (Kepulauan Riau)
25. Faizal Afnan    (Yogyakarta)
26. Wahyu Okta Rinanda    (Riau)
27. Sahabuddin    (Nusa Tenggara Barat)
28. Jeandika     (Medan)
29. Nurfadhilah    (Selawesi Tenggara)
30. Yulis Septiani Astuti    (Jakarta)
31. Irfa Ismatullah    (Jakarta)

Buat temen-temen yang belum kebagian kesempatan buat jadi volunteer kegiatan sosial kita masih bisa mendukung dengan cara lainnya. Temen-temen bisa membantu buat nyalurin sumbangan buku-buku pelajaran dan buku-buku bacaan untuk Taman Baca Merah Putih yang akan dirikan disana nanti. Buku-buku pelajaran dan buku pelajaran ini yang biasa dibaca oleh anak-anak Sekolah dasar dan bagi teman-teman yang tidak tahu kemana harus mengirim buku-buku yang akan disumbangkan, silahkan kirimkan ke alamat dibawah ini:
An. Ettna S Khairullah
Raffles Education Center, Jl Tugu Pahlawan, Kota Tanjungpinang, Prov Kepulauan Riau (0819 9159 2192)


Selain itu teman-teman juga bisa mendonasikan dalam bentuk rupiah sesuai keikhlasan dan kemampuan teman-teman. Rupiah-rupiah yang teman-teman sumbangkan insyaallah akan digunakan untuk membeli seragam dan peralatan sekolah mereka nantinya.  Lima atau sepuluh buku, seratus ribu atau dua ratus ribu rupiah mungkin kurang begitu berarti apa-apa buat temen-temen, tapi mereka anak-anak di Pulau Nasi akan merasa sangat merasa berterima kasih dan bersyukur jika teman-teman mengulurkan sedikit bantuan agar mereka dapat belajar dan menuntut ilmu dengan layak.
Buat temen-temen yang ingin menyumbangkan sedikit rupiah bisa juga melalui:  

No. Rek 091746.4971 (Bank Mandiri Syariah) 
An. Ettna S Khairullah
 
Ayo berbuat sesuatu untuk negerimu. Tunjukkan pada mereka bahwa Indonesia masih memperhatikan pendidikan tanpa pilih kasih. Kepedulian teman-teman akan menjadi jembatan penghubung kepada masa depan anak-anak di Pulau Nasi untuk menjadi orang-orang sukses di masa yang akan datang yang dapat di amanahi Negara Indonesia untuk menjadi lebih baik lagi :)

Nasi Island Care Project (Part I:Youth Social Project in Aceh)

Indonesia is one country in the world that has been granted by God Almighty in the form of natural resources that exist on land , water , and air that is in the territory of Indonesia . Indonesian civilization has more than 68 years and its behavior based on the nation's cultural independence ideology, Pancasila and the 1945 Constitution . Ideals to be realized is the realization of a fair livelihood and prosperous nation both materially and spiritually . As a country which is under construction and developing , Indonesia perform development is essentially complete Indonesian human development and the development of Indonesian society based on Pancasila . As an island nation with 80 % of its territory and 20 % in the form of a marine land, the biggest potential threat to the sovereignty and territory of Indonesia are in the sea . This percentage becomes higher threat due to the geographical position of Indonesia is on the path of world trade . Each day , hundreds of thousands of boats both commercial and military vessels in Indonesian waters passing through the Sea Lanes of Communication ( SLOC ) and Sea Lines of Oil Trade ( SLOT ) .Aceh is one of the provinces in Indonesia, which also has a lot of potential for ecotourism through its islands are exotic . One small island is the famous Nasi Island , located in the northeast of the island of Sumatra and in the northwest Weh Island . Nasi Island coordinates are 53 ° 7'0 "N and 95 ° 7'0 " longitude . Nasi island is administratively included in the subdistrict of Pulo Aceh , Aceh Besar .With these premises , need to be developed sense of nationalism to the people in the Rice Island . GAM ever made ​​Nasi island as his headquarters would leave little generation of people who are still under the influence of the GAM . In addition, the island lies at the edge Nasi Indonesia also influence this issue . Fostering a sense of nationalism that will help build and maintain a national defense Nasi Island communities through entrepreneurship education and the potential for marine tourism on the island .foundation Activity1 . Law No. 6 of 1974 on the Principles of Social Welfare .2 . Law No. 39 Year 1999 on Human Rights .3 . Law No. 20 Year 2003 on National Education System .4 . Results show the percentage of group 5 in LNRPB / KPN Sail Komodo 2013 Ministry of Youth and Sports .
 
Target ActivityThe purpose of the activities in this proposal are as follows .1 . Increase the sense of nationalism in Nasi Island .2 . Nasi Island boost the economy by introducing and promoting nautical tourism on the island .benefitThe benefits of this proposal are as follows .1 . Increase social welfare by empowering local communities with entrepreneurship .2 . Efforts to promote marine tourism potential in Nasi Island .3 . Add insight coastal communities , especially Nasi Island , about the resilience of nationalism .4 . Improve coastal infrastructure .5 . Increase awareness and empower young people of Indonesia to the improvement and development of public education in Indonesia.
Shape and Target Activity1 . The Read House Red and White

            
Red and White house Read is a program of non-formal education services through the provision of learning in Nasi Island . This program is a concept that combines the read value of education , culture , creativity , and character development of nationalism for the children who live in coastal and rural areas that have limited access to the library . Read through the house , we want to improve the quality of education in Indonesia by encouraging the spirit of change agents among the youth and the children of Indonesia , as well as giving them semanagat defend the state to help them . We also teach them about the culture of Indonesia , such as traditional dances , traditional musical instruments or forgotten folk song which starts today .

            
Read this with our house wanted to prove that the limitations of instructional media , children in coastal areas could get as good as the quality of education in urban children .2 . Edu -Travel

            
Edu -Travel is an educational travel program in Nasi Island for foreign tourists or domestic tourists . Edu -travel not only provides an opportunity for tourists to enjoy the natural resources and potentials as well as gain new knowledge and experience for Rice Island , but also provide an opportunity for tourists to teach science as well as his talents to the children on the island of Rice . The program aims to increase national and foreign tourists to know more about the potential and wealth in Nasi Island .

            
The activities - activities in Edu -Travel is as follows :

1 ) Visit the tourist attractions ( museums or historic sites )2 ) home stay community3 ) Swimming and snorkeling4 ) Teaching at Home Read Hope .

The place and time of activitiesThe place and time of activities is as follows :1 . The Read House Red and WhiteTime : January 11, 2014 and onwardsVenue: Nasi Island , Aceh2 . edu Travel

     
Time : 11-19 January 2014

     
Venue: Nasi Island , Aceh
TERMS OF SPONSORSHIP

    
Each sponsorship is required to sign the sheet willingness to participate .
    
Sponsor willingness to be received by no later than the date the committee on : December 6, 2013If the partnership agreement made ​​after the deadline above, the sponsor will lose points in the form of a poster and leaflet contra . And can be replaced with another contra accordance with the agreement without reducing the value of initial links

    
Final certainty sponsor participation on December 11, 2013.
    
Sponsor delivery of design ( logos , slide / advertising , etc. ) is limited to the December 13, 20135 . Payment is made in two stages:Stage 1 : Pay the down payment of at least 50 % of the contract value , payable upon signing of the agreement .Phase 2 : Remaining payments submitted no later than 1 week prior to the implementation of activities , and can be paid as much as 2 times .

    
Sponsor materialsa. Sponsor materials provided by the sponsor and must be approved by the committeeb . Sponsor materials can be provided by the Committeec . The committee is not responsible for errors if the sponsor received publications of the Committee in the form of sod . Sponsor materials are not allowed to use words like advocate : eat , drink , buy , etc.e . Publicity materials must be submitted to the committee by the date specified
                                 
Contact Person:
                                       
Lutfi Achdiyan Fahmi ( Chief Executive ) 08,562,004,633

    
The committee did not rule out the occurrence of cooperation in the form of degan sponsor another offered8 . Repayment and deliveryContractual agreement executed by the chairman of the committee and their staff with the company concerned .


    
Cancellation Sponsorship· From The Sponsorsa. Sponsors that have paid off totaldi pay advance , 60 % belong to the committeeb . Sponsor is not paid in full before the day of the total cost , 75 % belong to the committeec . Resignation after the date of December 27, 2013 subject to full payment penaltiesd . Beyond the foregoing, the committee has the right to determine the wisdom· From the Party CommitteeWill be refundable received by the committee10 . Force MajeurIn case of Force Majeur , among others, caused riots, natural disasters , strikes and other matters beyond the ability of the committee , so as to influence and lead to delays in the implementation of activities , then all parties are not entitled to compensation .

    
Payment can be made via bank transfer to :Mandiri SyariahNo.rekening : 091746.4971CP :

                        
Ettna S Khairullah (081991592192)

            
email :

                        
khairullah.etna@ gmail.com
Indonesia is one country in the world that has been granted by God Almighty in the form of natural resources that exist on land , water or in the air that are in the territory of the island Indonesia.Salah in Indonesia which have still not received more attention from the government is an island rice which is located in the province. island rice is still not getting the attention of the local government but has the potential of natural and marine incredible . In terms of education , access , infrastructure and education at Rice Island is still a concern and requires a lot of attention . one of the programs on offer is a program based on the National Defense Edupreneurship to the community that is in Nasi Island . Edupreneurship or Entrepreneurship Education is in the form of education to local communities and the development of entrepreneurial potential of existing natural resources that make an area that would potentially natural resources and human resources can be developed prekonomianya and with common goals to keep a sense of nationalism .
 

Pulo Nasi Care Island Project (Part I: Youth Care Project Activity in Aceh)



Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang telah dianugrahi oleh Tuhan YME berupa kekayaan alam baik yang ada di darat, air, maupun udara yang berada di wilayah Indonesia. Peradaban bangsa Indonesia telah lebih dari 68 tahun dan perilakunya berlandaskan kemandirian budaya bangsa yang berideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Cita-cita yang ingin diwujudkan adalah terwujudnya peri kehidupan bangsa yang adil dan makmur baik materiil dan spiritual. Sebagai suatu negara yang dalam tahap pembangunan dan berkembang, Indonesia melaksanakan pembangunan yang pada hakikatnya merupakan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya dengan berlandaskan Pancasila. Sebagai negara kepulauan dengan 80% wilayahnya berupa laut dan 20% berupa wilayah darat, potensi ancaman terbesar terhadap kedaulatan dan wilayah Indonesia terdapat di laut. Persentase ancaman ini menjadi semakin tinggi karena posisi geografis Indonesia berada pada jalur perdagangan dunia. Setiap hari, ratusan bahkan ribuan kapal baik kapal dagang maupun militer melintas di perairan Indonesia melalui Sea Lanes of Communication (SLOC) serta Sea Lines of Oil Trade (SLOT). 
Aceh adalah salah satu provinsi di Indonesia yang juga memiliki banyak potensi ekowisata melalui pulau-pulau kecilnya yang eksotis. Salah satu pulau kecil yang terkenal adalah Pulau Nasi yang terletak di sebelah timur laut Pulau Sumatra dan di sebelah barat laut Pulau Weh. Titik koordinat Pulau Nasi adalah 53°7'0" LU dan 95°7'0" BT. Pulau Nasi secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar. 
Dengan landasan tersebut, perlu dilakukan pembinaan rasa nasionalisme terhadap masyarakat yang ada di Pulau Nasi. GAM yang pernah menjadikan Pulau Nasi sebagai markas besarnya tentu menyisakan sedikit generasi masyarakat yang masih mendapat pengaruh dari GAM. Selain itu, letak Pulau Nasi yang berada di ujung Indonesia turut mempengaruhi permasalahan ini. Pembinaan rasa nasionalisme tersebut akan membantu membangun dan mempertahankan ketahanan nasional masyarakat Pulau Nasi melalui pendidikan dan wirausaha terhadap potensi pariwisata bahari yang ada di pulau tersebut.

Landasan Kegiatan
1.    Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kesejahteraan Sosial.
2.    Undang-undang RI Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia.
3.    Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
4.    Hasil persentasi kelompok 5 dalam acara LNRPB/KPN Sail Komodo 2013 Kementrian Pemuda dan Olah Raga.
 
Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan kegiatan dalam proposal ini adalah sebagai berikut.
1.    Meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat di Pulau Nasi.
2.    Meningkatkan perekonomian Pulau Nasi dengan mengenalkan dan memajukan pariwisata bahari di pulau tersebut.

Manfaat
Adapun manfaat dalam proposal ini adalah sebagai berikut.
1.    Meningkatkan kesejahteraan sosial dengan memberdayakan masyarakat lokal dengan berwirausaha.
2.    Upaya memajukan potensi pariwisata bahari di Pulau Nasi.
3.    Menambah wawasan masyarakat pesisir, khususnya Pulau Nasi, tentang ketahanan nasionalisme.
4.    Meningkatkan infrastruktur daerah pesisir.
5.    Meningkatkan kesadaran dan memberdayakan pemuda Indonesia terhadap peningkatan dan pengembangan pendidikan masyarakat di Indonesia.

Bentuk dan Sasaran Kegiatan  

1.    Rumah Baca Merah Putih

            Rumah Baca Merah Putih merupakan program layanan pendidikan non formal yang dilakukan melalui penyediaan sarana pembelajaran di Pulau Nasi. Program ini merupakan konsep rumah baca dimana menggabungkan nilai pendidikan, kebudayaan, kreativitas, dan pembangunan karakter nasionalisme bagi anak-anak yang tinggal di daerah pesisir dan pelosok yang memiliki akses terbatas ke perpustakaan. Melalui Rumah Baca, kami ingin meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan mendorong semangat agen perubahan di kalangan pemuda dan anak-anak Indonesia, serta memberi mereka semanagat bela negara untuk membantu mereka. Kami juga mengajarkan mereka tentang budaya Indonesia, seperti tarian tradisional, alat musik tradisional atau lagu daerah yang mulai dilupakan saat ini.

            Dengan Rumah Baca ini kami ingin membuktikan bahwa dengan keterbatasan media pembelajaran, anak-anak di daerah pesisir bisa mendapatkan kualitas pendidikan sebaik anak-anak di perkotaan.

2.    Edu-Travel

            Edu-Travel adalah sebuah program wisata pendidikan di Pulau Nasi bagi wisatawan mancanegara ataupun wisatawan dalam negeri. Edu-travel ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi para wisatawan untuk menikmati kekayaan alam dan potensi-potensi serta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru selama di Pulau Nasi, namun juga memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk mengajarkan ilmu maupun menyalurkan bakatnya kepada anak-anak di Pulau Nasi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan wisatawan mancanegara maupun nasional untuk lebih mengenal potensi dan kekayaan di Pulau Nasi. 

            Adapun kegiatan - kegiatan dalam Edu-Travel adalah sebagai berikut :



1)    Mengunjungi tempat wisata (museum atau tempat bersejarah)

2)    Home stay  di rumah masyarakat

3)    Berenang dan snorkling

4)    Mengajar di Rumah Baca Harapan.



Tempat dan Waktu kegiatan

Adapun tempat dan waktu kegiatan adalah sebagai berikut :

1.    Rumah Baca Merah Putih

Waktu : 11 Januari 2014 dan seterusnya

Tempat : Pulau Nasi, Aceh

2.    Edu Travel

     Waktu : 11-19 Januari 2014

     Tempat : Pulau Nasi, Aceh
 

No
Description
 Budget
Quantity
Jumlah

total pengeluaran


79.825.000
I
Kesekretariatan
                                                                                                               1.075.000
1
ATK
                     500.000
1
                                500.000
2
Id card peserta dan panitia
                         3.500
50
                                175.000
3
Proposal
                       20.000
20
                                400.000
II
Acara
                                                                                                            20.000.000
1
Pengadaan Rumah Baca
               20.000.000
1
                          20.000.000
III
Akomodasi dan Logistik
                                                                                                            58.750.000
1
Makan 3 x 9
                       15.000
50
                          20.250.000
2
Sewa Bis
                 3.000.000
2
                             6.000.000
3
Perlengkapan Pelatihan
                 5.000.000
3
                          15.000.000
4
Sewa soundsystem
                     500.000
1
                                500.000
5
Bacdrop 4m x 6m
                     300.000
2
                                600.000
6
Spanduk 1m x 5xm
                     100.000
4
                                400.000
7
Sewa Perahu
                 1.000.000
2
                             2.000.000
8
Dokumentasi
                 1.500.000
1
                             1.500.000
9
Kaos
50.000
50
                             2.500.000
10
Sewa Penginapan 2 hari
200.000
50
                          10.000.000
11
Media Promosi Kegiatan
1.000.000
1
                             1.000.000




Ketua Pelaksana                 : Lutfi Achdiyan Fahmi ( Jakarta )
Sekretaris                           : Etna S. Khairullah ( Kepulauan Riau )   
Bendahara                           : Nur Fadhilah ( Sulawesi Utara )
Sie Edutravel                        : Fadliana ( Aceh )     
                                                  Munawir Mukhtar Lutfi ( Jakarta )
                                                  Rafika ( Jawa Timur )
Sie Rumah Baca                 : Wahyu Okta Rinanda ( Riau )
                                                 Yulis Septiani Astuti ( Jakarta )
                                                  Hadijah Silawane ( Maluku )
Sie Perkap dan Akomodasi : Sahabudin ( NTB )
                                                   Efrem Guardi Santoso ( NTT )
                                                   Haryo Seto ( Kalimantan Barat )
                                                   Jeandika Primasta (
Sie Publikasi & Dokumentasi : Faizal Afnan ( Jogja )
                                                   Rury Nur Utomo ( Jakarta )
                                                   Irfa Ismatullah (Jakarta)
                                                   Dio Sansaka ( Jakarta )
Sie Dana dan usaha           : Charlie Tumiwang ( Sulawesi Utara )
                                                   Enmo Pranata Tindaon (Jakarta)
                                                  Ichsan Jaya Kelana ( Lampung )




Hari/Tgl

Pukul
Kegiatan
Sabtu, 11 Januari
16.00 - 18.00
Registrasi Peserta + Panitia + pembagian Tempat tidur
20.00 - 22.00
Makan Malam peserta  (selanjutnya acara bebas)



Minggu, 12 Januari
08.00 - 10.00
Pesiar Kota Banda Aceh (Meseum Tsunami)
10.30 – 12.00
Kunjungan Ke PLTD Apung
12.30 – 13.30
Shalat Zhuhur (Mesjid Raya Baiturrahman + makan siang)
14.00 – 16.30
Pantai Lampuuk
17.00 – 18.00
Kembali ke penginapan
19.00 – 20.00
Ishoma
20.10 – 22.00
Meet n great peserta + panitia + Pemberitahuan tempat homestay
22.30 – 05.00
Istirahat

Senin, 13 Januari
05.30 – 06.00
Shalat shubuh jamaah
07.30 – 09.30
Audiensi dengan PEMDA Aceh
10.00 – 11.00
Perjalanan dari Ule Lheu – Pulau Nasi
11.00 – 12.00
Pembagian ke orang tua angkat/ ke penginapan/ kotex
12.30 – 13.30
Ishoma
14.00 – 16.00
Ramah tamah dengan warga setempat, geucik, camat dll
17.00 – 18.00
Kembali ke rumah
18.30 – 19.00
Ishoma
20.00 – 22.00
Bebas ( dengan keluarga angkat)

Selasa, 14 Januari
05.30 – 06.00
Shalat shubuh jamaah
08.00 – 11.30
Mengajar ke SD
12.00 – 17.00
Pelatihan untuk pemuda di bagi 3 kelompok
·         Pelatihan komputer
·         Pelatihan kerajinan tangan
·         Pelatihan daur ulang sampah
20.00 – 22.00
Bebas dengan keluarga
22.30 – 05.00
istirahat

Rabu, 15 Januari
05.30 – 06.00
Shalat shubuh jamaah
08.00 – 11.00
Penanaman Mangrove ( Plan 1)
Penyuluhan Terumbu karang ( Plan 2)
12.00 – 13.00
Ishoma
14.00 – 17.30
Ke Objek wisata (Diving, snorkling, kuburan massal, pantai nipah)
18.00 – 19.30
Ishoma
20.30 – selesai
Bagi yang mau mengikuti warga mencari ikan dipersilahkan untuk ikut.

Kamis, 16 Januari
05.30 – 06.00
Shalat Shubuh berjamaah
08.00 – 11.30
Kegiatan dibagi ada yang :
* Mengajar kesekolah SMP
* Merekrut siswa SMP untuk disekolahkan secara gratis di     SMK Grafika Jantho (sekolah terpadu)
* Pelatihan wirausaha untuk ibu2

12.00 – 13.00
Ishoma
14.00 – 17.00
Pembersihan pantai
18.00 – 22.00
Bebas
22.30 – 05.00
Istirahat

Jum’at, 17 Januari
05.30 – 06.00
Shalat shubuh berjamaah
08.00 – 11.00
Launching rumah baca
12.00 – 14.00
Jumatan Ishoma
14.00 – 17.00
Ke objek wisata
18.00 – 19.30
Ishoma
20.00 – 22.00
Perpisahan dengan warga ( kalo banyak dana bisa bakar ikan/ gulai kambing)
23.00 – 05.00
Istirahat

Sabtu, 18 Januari
05.30 – 06.00
Ibadah
08.00 – 09.00
Pulau Nasi – Banda Aceh
10.00 – 12.00
Ishoma
12.30 – 14.00
Ishoma
14.00 – 17.00
Kunjungan ke Tugu Nol, benteng, dll
18.00 – 19.30
Ishoma
20.00 – 22.30
Perpisahan dengan peserta + panitia (Sharing pengalaman selama kegiatan)

Minggu, 19 Januari
05.30 – 06.00
Ibadah
08.00 – 10.00
Sabang - Banda Aceh
Selanjutnya bebas sampai kepulangan ke daerah masing2.

 



Kontrapretasi Sponsorship
Penawaran Kerjasama
Bronze
Silver
Gold
Platinum
Diamond
> 8.000.000
> 19.960.000
> 39.912.500
> 59.900.000
> 79.800.000
Pencantuman Logo Pada:





*Spanduk, Baliho, X-Banner, Back Drop
V
V
V
V
V
*Poster,Pamflet,Co-Card Panitia dan Peserta
V
V
V
V
V
*T-Shirt Panitia dan Peserta
V
V
V
V
V
*Mural
V
V
V
V
V
Penyebutan dalam Peresmian Rumah Baca
V
V
V
V
V
Penyebutan dalam Pelatihan
-
V
V
V
V
Penyebutan dalam Gerakan Kreatif Anak
-
-
V
V
V
Pembagian Brosur Sponsor di Semua Gerakan
-
-
-
V
V
Pemasangan Umbul-umbul Sponsor
-
-
-
-
V

           
KETENTUAN SPONSORSHIP

  1. Setiap sponsorship wajib menandatangani lembar kesediaan berpartisipasi.
  2. Kesediaan untuk menjadi Sponsor selambat-lambatnya diterima oleh panitia pada tanggal: 6 Desember 2013
Apabila kesepakatan kerjasama dilakukan setelah batas waktu diatas maka pihak sponsor akan kehilangan point yang berupa kontraprestasi berupa Poster dan Leaflet. Dan dapat diganti dengan kontraprestasi lain sesuai dengan kesepakatan tanpa mengurangi nilai sponsor awal
  1. Kepastian akhir keikutsertaan sponsor pada tanggal 11 Desember 2013.
  2. Pengiriman desain dari sponsor (logo, slide/ iklan, dll) dibatasi sampai dengan 13 Desember 2013
5.      Pembayaran dilakukan dalam 2 tahap yaitu :
Tahap 1 : Membayar uang muka sekurang-kurangnya 50% dari nilai kontrak, dibayar pada saat penandatanganan surat perjanjian.
Tahap 2 : Sisa pembayaran diserahkan selambat-lambatnya 1 minggu sebelum pelaksanaan kegiatan, dan dapat diangsur sebanyak 2 kali.
  1. Materi Sponsor
a.         Materi Sponsor disediakan oleh pihak Sponsor dan harus mendapat persetujuan dari pihak panitia
b.         Materi Sponsor dapat disediakan oleh Panitia
c.         Panitia tidak bertanggung jawab atas kesalahan jika materi publikasi dari sponsor diterima Panitia dalam bentuk jadi
d.         Materi Sponsor tidak diperkenankan mengunakan kata-kata yang menganjurkan seperti: makanlah, minumlah, belilah, dll
e.         Materi publikasi harus diserahkan kepada panitia pada tanggal yang telah ditentukan
                                 Contact Person :
                                       Lutfi Achdiyan Fahmi ( Ketua Pelaksana ) 08562004633

  1. Panitia tidak menutup kemungkinan terjadinya bentuk kerjasama degan pihak sponsor dalam bentuk lain yang ditawarkan
8.      Pelunasan dan pengiriman
Perjanjian kontrak dilaksanakan oleh ketua panitia beserta stafnya dengan pihak perusahaan yang bersangkutan.


  1. Pembatalan Sponsorship
·         Dari Pihak Sponsor
a.      Sponsor yang telah lunas membayar biaya totaldi muka, 60% menjadi milik panitia
b.      Sponsor yang belum lunas membayar biaya total sebelum hari pelaksanaan, 75% menjadi milik panitia
c.       Pengunduran diri setelah tanggal 27 Desember 2013 dikenai sanksi pembayaran penuh
d.      Di luar ketentuan di atas, panitia berhak menentukan kebijaksanaan
·         Dari Pihak Panitia
Akan dikembalikan sebesar yang diterima oleh panitia
10. Force Majeur
Dalam keadaan Force Majeur yang disebabkan antara lain huru-hara, bencana alam, pemogokan serta hal-hal lain di luar kemampuan panitia, sehingga mempengaruhi dan mengakibatkan tertundanya pelaksanaan kegiatan, maka semua pihak tidak berhak atas ganti rugi.
  1. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer ke bank:
No. Rek 091746.4971 (Bank Mandiri Syariah) 
An. Ettna S Khairullah
CP: 0819 9159 2192
Email:

khairullah.etna@gmail.com



Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang telah dianugrahi oleh Tuhan YME  berupa kekayaan alam baik yang ada di daratan,perairan maupun yang ada di udara yang berada diwilayah Indonesia.Salah satu pulau  yang di miliki indonesia yang masih belum mendapat perhatian lebih dari pemerintah adalah  pulau nasi yang terletak di Provinsi NAD .Pulau  nasi ini masih kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat padahal memiliki potensi alam dan bahari yang luar biasa. Dalam segi pendidikan, akses, infrastruktur dan pendidikan di Pulau Nasi masih memprihatinkan dan memerlukan banyak perhatian. salah satu  program yang di tawarkan  adalah berupa program Edupreneurship berbasis Ketahanan Nasional kepada masyarakat yang ada di Pulau Nasi. Edupreneurship atau Education Enterpreneurship yang dimaksud berupa pendidikan terhadap masyarakat sekitar dan pengembangan potensi kewirausahaan sumber daya alam yang ada sehingga menjadikan suatu wilayah yang berpotensial akan sumber daya alam dan sumber daya manusia dapat dikembangkan prekonomianya dan dengan tujuan bersama menjaga rasa nasionalisme .