Showing posts with label Kreatif. Show all posts

Saya Hanyalah Orang Bingung

Tadi diperjalanan ke perpustakaan daerah
Ada anak kecil penjual koran
Mangku koran-korannya sambil ketiduran
Sepertinya dia capai setelah bersekolah langsung bekerja
Dari mana saya tau dia bersekolah, atau mungkin dia tidak bersekolah
Saya pikir pemandangan seperti ini hanya ada dikota-kota besar saja
Bukankah Tanjungpinang kota yang Besar?
Saya Bingung

Sebelumnya, di lampu merah
Sejak kapan ada speaker diatas lampu lalu lintas di perempatan batu 4
Mungkin pikir saya,
Yah, Beginilah bapak dan ibu polisi
Kalau para pengendara di Tanjungpinang masih anak-anak semua
Memang harus diberi aba-aba yang jelas dalam berlalu lintas
Apa di semua daerah di Negara Indonesia juga punya peraturan lalu lintas yang bisa ngoceh sendiri di lampu lalu lintas?
Saya juga bingung

Hmmh, Memangnya siapa yang perduli kalau saya bingung
Ya Sudahlah....
Saya mau cari pacar (lagi) dulu ah....

28 Januari 2011

Pemuda Merdeka, Menggapai Cita-cita!


Tulisan ini saya dedikasikan untuk seluruh teman-teman se-Indonesia yang pada hari ini, detik ini dan sampai saat ini masih berjuang mengejar mimpinya.


Indonesia sudah 69 tahun merdeka. Lalu, berapa lamakah kita sudah merdeka? Teman-teman sekalian ...
Merdekanya negeri ini karena perjuangan berat para pahlawan yang didalamnya adalah para pemuda. Pemuda-pemuda yang memiliki jiwa penuh semangat serta tekad membara untuk memekikkan kemerdekaan ketika rakyat Indonesia selama 3,5 abad tertidur pulas di bawah ketiak penjajah.
Pemuda yang dengan ke-keras kepala-annya menculik orang nomor satu di negeri ini demi agar seluruh rakyat Indonesia berani menyatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang merdeka.
Dan tahukah, dulunya Soekarno-Hatta juga adalah pemuda. Jauh sebelum mereka menjadi orang yang paling di hormati oleh Bapak-bapak, Ibu-Ibu, Pemuda dan Pemudi. Mereka dulunya juga adalah pemuda, pemuda yang aktif, reaktif dan responsive terhadap segala permasalahan social di negerinya. Menjadi presiden dan wakil presiden adalah puncak dari hasil jerih payah perjuangan mereka.
Lalu, bagaimana dengan para pahlawan bangsa yang gugur dalam peperangan melawan penjajah? Mereka adalah jiwa-jiwa yang penuh. Jiwa-jiwa yang takut. Mentalnya penuh malu. Malu kalau negerinya dipandang lemah oleh bangsa lain, takut jadi orang yang lemah dan ditindas semena-mena dan dibodoh-bodohi. Jiwa yang penuh dengan rasa nasionalisme. Kebanyakan dari mereka itulah, adalah pemuda!

Pemuda, jiwa kita adalah jiwa yang penuh kobaran api. Membara sejalan pemikiran kita yang meledak-ledak seperti reaksi uranium. Setinggi puncak Merapi yang tertutup keteduhan awan, sepanjang sungai Musi berarus deras bermuara pada lautan.
Semangatlah, jalan kita memang panjang. Kita sering menangis ditengah malam, tidak nyenyak tidur dan memaki-maki diri sendiri karena merasa salah dan gagal dalam melakukan apapun. Menjauhi orang-orang yang kita sayangi karena merasa mereka tidak menyayangi kita, membiarkan diri kita beku dalam kesendirian. Lalu kita merenung, kita mencari-cari diri kita.
Perjuangan kita, kawan. Adalah melawan diri kita sendiri. Kebodohan, kemalasan, ketidak ingin tahuan, apatis dan hedonis adalah penjajah yang harus kita bunuh dan hancurkan. Jangan biarkan jiwa pemuda kita yang penuh semangat loyo, karena kita menyerah mengejar mimpi. Skripsi, wisuda, melamar kerja dan ditolak cinta adalah hal yang biasa. Kita pemuda super! Anggap saja semua itu seujung kuku, remehkan mereka. Remehkan untuk menganggap hal itu sangat mudah kita atasi, semangat kita bahkan mampu meruntuhkan tembok cina, hanya dengan semangat saja? Tidak, kerja keras. Do Action!
Semangat itu baru modal utama kawan! Masih ada yang harus kita lakukan. Selanjutnya berdiri, bergerak dan berlarilah mengejar mimpi itu. Teman-teman yang saya tau, pasti punya semangat. Bahkan mungkin melebihi yangs saya miliki. Jika kita tidak punya harta yang bisa dibanggakan, banggakanlah ilmu kita, jika kita kekurangan ilmu banggakanlah semangat kita untuk belajar!

“Jika orang-orang seperti kita ini tidak punya cita-cita, maka kita akan mati!” Arai dan Bapakku.


Selamatkan Laut! Berikan Sedikit Dari Anda (Save The Ocean, Blow Out A Bit From Your Wallet)

Save The Sea Turtles, Save The Ocean

We need your support to SAVE OUR OCEAN!

Teman-teman alumni Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari dalam rangka Sail Komodo, yaitu utusan dari Provinsi Yogyakarta mengembangkan ide kreatif berwirausaha sekaligus penyelamatan lingkungan. Dengan membeli kaos ini, berarti buddies uda berperan dalam menyelamatkan laut Indonesia. Kenapa???

1. Keuntungan dari penjualan merchandise, sebagian akan didonasikan langsung untuk Penangkaran Penyu di Pantai Samas, Bantul, Yogyakarta. Sedangkan sebagian keuntungan lainnya, akan digunakan untuk program edukasi Save The Ocean.

2. Dengan memakai kaos ini, artinya secara tidak langsung buddies uda berkampanye tentang Save The Ocean, Save The Sea Turtles, dan Save Sharks kepada siapapun yang mbaca pesan di kaos buddies ""

KAOS::

Harga: 100K
Bahan kaos: Cotton Combed 30's

TAS::

Harga: 50K
Bahan tas: kain Blacu

Untuk pembelian temen-temen bisa contack facebook salah satu delegasi LNRPB Yogyakarta: Mbak Ari Dhamayanti https://www.facebook.com/ari.dhamayanti.3?ref=ts&fref=ts atau No. Handphone nya 0817 4276 630 dan Mas Faizal Afnan di No. Handphone 0857 4731 7618 langsung PM aja atau comment langsung di bawah poto yakkk...
Harga penjualan belum termasuk ongkir. Pengiriman melalui JNE.

We decided to start saving the ocean. You?
One small action, for more blue ocean of Indonesia! ""